Pages

Showing posts with label Kuliah. Show all posts
Showing posts with label Kuliah. Show all posts

Source Code Caesar Cipher dengan Java

Caesar Cipher adalah metode yang menggunakan putaran abjad.cara mencari enkripsinya adalah dengan cara memajukan nilai putaran dari abjad yang dimasukkan.

Misalnya :
input : ABCD
putaran :  5
hasil : EFGH

Untuk penjelasan Caesar Cipher bisa dilihat pada Substitution Techniques - Caesar Cipher.

Untuk hasil program, misalnya dimasukkan codingsederhana.blogspot.com, dan dimasukkan putara sebanyak 15:



1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
Karakter : C  Posisi : 2   Setelah di Putar : R  Posisi : 17
Karakter : O  Posisi : 14  Setelah di Putar : E  Posisi : 4
Karakter : D  Posisi : 3   Setelah di Putar : S  Posisi : 18
Karakter : I  Posisi : 8   Setelah di Putar : Y  Posisi : 23
Karakter : N  Posisi : 13  Setelah di Putar : D  Posisi : 3
Karakter : G  Posisi : 6   Setelah di Putar : W  Posisi : 21
Karakter : S  Posisi : 18  Setelah di Putar : I  Posisi : 8
Karakter : E  Posisi : 4   Setelah di Putar : U  Posisi : 19
Karakter : D  Posisi : 3   Setelah di Putar : S  Posisi : 18
Karakter : E  Posisi : 4   Setelah di Putar : U  Posisi : 19
Karakter : R  Posisi : 17  Setelah di Putar : H  Posisi : 7
Karakter : H  Posisi : 7   Setelah di Putar : X  Posisi : 22
Karakter : A  Posisi : 0   Setelah di Putar : P  Posisi : 15
Karakter : N  Posisi : 13  Setelah di Putar : D  Posisi : 3
Karakter : A  Posisi : 0   Setelah di Putar : P  Posisi : 15
Karakter : B  Posisi : 1   Setelah di Putar : Q  Posisi : 16
Karakter : L  Posisi : 11  Setelah di Putar : B  Posisi : 1
Karakter : O  Posisi : 14  Setelah di Putar : E  Posisi : 4
Karakter : G  Posisi : 6   Setelah di Putar : W  Posisi : 21
Karakter : S  Posisi : 18  Setelah di Putar : I  Posisi : 8
Karakter : P  Posisi : 15  Setelah di Putar : F  Posisi : 5
Karakter : O  Posisi : 14  Setelah di Putar : E  Posisi : 4
Karakter : C  Posisi : 2   Setelah di Putar : R  Posisi : 17
Karakter : O  Posisi : 14  Setelah di Putar : E  Posisi : 4
Karakter : M  Posisi : 12  Setelah di Putar : C  Posisi : 2
Hasil Akhir :[R, E, S, Y, D, W, I, U, S, U, H, X, P, D, P, Q, B, E, W, I, F, E, R, E, C]


Jhohannes H Purba Coding Sederhana April 05, 2012

Menghitung Hasil Kompresi Citra Dengan Huffman Tree

Kita pasti sudah sering dengar istilah kompresi. banyak data yang dikompresi seperti lagu, word, gambar dsb. kali ini saya akan membahas bagaimana sebenarnya suatu gambar bisa dikompres tanpa mempengaruhi hasilnya, sedangkan ukuran gambar bisa turun sangat drastis. metode yang digunakan kali ini adalah metode huffman, bisa dilihat pada contoh kasus berikut bagaimana sebenarnya metode huffman bekerja.

Misalnya kita memiliki citra dalam matrix sebagai berikut

2
4
4
5
2
3
4
5
3
2
3
3
5
5
5
5

Jhohannes H Purba Coding Sederhana July 03, 2011

Operasi Pengolah Citra

Banyak tools yang digunakan untuk pengolahan citra. tapi paling banyak yang digunakan adalah Photoshop. operasi yang bisa kita lakukan dalam pengolahan citra adalah sbb :
  • Perbaikan kualitas citra (Image enhancement)
    • Perbaikan kontras gelap atau terang
    • Perbaikan tepian objek (Edge enhancement)
    • Penajaman (Sharpening)
    • Pemberian warna semu (Pseudo coloring)
    • Penapisan derau (Noise Filtering)

Jhohannes H Purba Coding Sederhana May 01, 2011

Point Processing Dan Mask Processing

  • Point Processing
Dalam teknik pengolahan citra dibagi menjadi tiga kelas dari yang paling mudah hingga yang paling sulit sebagai berikut :
  1. Operasi Titik (Point Processing) 
  2. Neighbourhood Processing
  3. Transformasi
Untuk tulisan kali ini kita akan membahas pengolahan citra dengan Operasi titik, dimana untuk melakukan pengolahan titik pada metode ini tidak memiliki ketergantungan dengan titik-titik yang ada di sebelahnya. Dengan kata lain titik yang ada langsung saja di ubah tanpa mempengaruhi atau dipengaruhi oleh titik yang berada di sebelahnya. 

Jhohannes H Purba Coding Sederhana May 01, 2011

Playfair Cipher

Menggunakan Table Matrix 5x5 seperti berikut :

A B C D E
F G H I/J K
L M N O P
Q R S T U
V W X Y Z

Langkah 1 : 

Pasangkan 2 huruf setiap pasang, dengan ketentuan:

a. Jika terdapat huruf sama dalam pasangan sisipkan X
misalkan: MASSA
  • Jika dibagi menjadi 2 huruf setiap pasangan menjadi : MA SS A
  • Saat pembagian pasangan, terdapat huruf SS sama dalam pasangan, maka sisipikan X menjadi MA SX S
note : Jika huruf sama tetapi saat pembagian pasangan tidak perlu disipkan X. misalnya SESAAT dibagi menjadi SE SA AT, karena dalam saat melakukan penggantian akan berbeda dalam tiap pasangan.

b. Jika jumlah huruf tidak genap tambahkan huruf X pada pasangan terakhir
Misalkan : VIDEO
  • Jika dibagi menjadi 2 huruf setiap pasangan menjadi :VI DE O
  • Saat pembagian pasangan, ada yang tidak memiliki pasangan, maka tambahkan huruf X, menjadi VI DE OX

Jhohannes H Purba Coding Sederhana October 22, 2010

Vigenere Cipher

  • Cipher ini pertama kali dipecahkan oleh Charles Babbage, tetapi tetap dijaga kerahasiaannya untuk tujuan militer. 
  • White space, karakter numerik serta karakter khusus seperti ^ , % dll diabaikan tetapi bukan dihapus

Pembentukan Tabel :
  • Susun alphabet A..Z pada baris 1.
    • Baris  2 terjadi 1 kali pergeseran (shifting).
    • Baris 3 terjadi 2 kali pergeseran.
    Jhohannes H Purba Coding Sederhana May 19, 2010

    Source Code Untuk Menghitung Waktu Antrian Dengan Turbo C++

    Sourcode di bawah ini menjelaskan tentang antrian dari waktu datang hingga selesai.
    • Arrival Time
    • Inter Arriveal Time
    • Service Begin / Start
    • Service End
    • Service Time
    • Waiting Time In Queue
    • Time Spent In System
    • Server Idle
    jika ingin dikembangkan, saya persilahkan... :)

    Jhohannes H Purba Coding Sederhana April 13, 2010

    Dekripsi Hill Cipher

    Setelah anda mengerti cara enkripsi hill cipher yang saya posting di Enkripsi Hill Cipher, maka kita akan melanjutkan untuk melakukan proses dekripsi , sehingga plaintext STI TNM YQZ QOU ZVP GDK EGS dapat kita kembalikan menjadi I LOVE THE WAY YOU LOVE ME.
    Jhohannes H Purba Coding Sederhana April 06, 2010

    Source Code Mendapat Jumlah Modulus 26 Dengan Turbo C

    Source code ini untuk mendapatkan hasil modulo x seperti dalam konsep 3 * x=1 mod 26. biasanya konsep ini digunakan dalam mencari suatu nilai determinan. Dengan source code dibawah ini, anda bisa mendapatkan nilai x yang anda inginkan :

     1
     2
     3
     4
     5
     6
     7
     8
     9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    17
    18
    19
    20
    21
    22
    #include <conio.h>
    #include <stdio.h>
    
    void main()
    {
        int cari=0;
        int i=1;
        clrscr();
    
        while(i==1)
        {
            cari++;
            
            if(((3*cari)-1)%26==0)    //angka 3 dan 26 bisa anda ganti sesuai kebutuhan
            {
                printf("%d",cari);
                i=0;
            }
            else  i=1;
        }
        getch();
    }
    

    
    
    Jhohannes H Purba Coding Sederhana April 04, 2010

    Enkripsi Hill Cipher

    Kali ini saya akan membahas bagaimana membuat enkripsi dengan metode HilL Cipher dimana metode ini membutuhkan matrix untuk melakukan perkalian

    Contoh adalah sebuah judul lagu Eric Marthin - I LOVE THE WAY YOU LOVE ME
    Jhohannes H Purba Coding Sederhana April 02, 2010

    Transposition (Permutation) Techniques - Transposisi Cipher

    Transposisi Chiper sering juga disebut dengan permutasi cipher, dalam teknik kriptografi klasik ini huruf dalam  Plaintext yang digunakan tetap sama, yang diubah hanya urutannya saja, sesuai dengan urutan key yang ditentukan sehingga enkripsi yang dihasilkan tetap sama dengan huruf-huruf yang ada dalam plaintext tersebut.

    Ini saya coba beri contoh untuk melakukan enkripsi Transposisi :

    • Dengan ketentuan key yang ada, silahkan mengisi matrix dengan plain text yang disediakan
    • setelah matrix terisi, lakukan pengurutan index sesuai dengan key, sehingga akan menghasilkan huruf-huruf yang acak
    • huruf acak tersebut adalah hasil dari enkripsi yang anda buat.

    Note : untuk melakukan dekripsi cukup memutar kembali index sesuai dengan key yang dilakukan saat melakukan enkripsi.

    Jhohannes H Purba Coding Sederhana April 01, 2010

    Substitution Techniques - Caesar Cipher

    Dikatakan Caesar karena yang menemukan adalah Julius Caesar. Seorang pemimpin militer dan politikus Romawi, Caesar Cipher juga sering disebut dengan Shifft Cipher karena algoritma yang digunakan adalah menggeser beberapa karakter dari plaintext.

    Misalnya kita ingin membuat enkripsi RASAMAUTAU dengna rotasi 13

    Jhohannes H Purba Coding Sederhana March 31, 2010